Candi Gentong

Candi Gentong, yang terletak di Desa Jambumente, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, merupakan salah satu peninggalan sejarah yang penting. Nama "gentong" berasal dari bentuk awal ekskavasi yang menyerupai gentong, dengan banyak fragmen gentong ditemukan di sekitar candi.

Candi ini didirikan pada masa Kerajaan Majapahit di bawah pemerintahan Prabu Hayam Wuruk, untuk memperingati meninggalnya Tribuwana Wijaya Tungga Dewi, ibunda Hayam Wuruk. Candi Gentong mencerminkan toleransi agama yang besar pada masa itu, menunjukkan bahwa agama Hindu dan Buddha dapat hidup berdampingan dengan damai dan diakui oleh pemerintah.

Penemuan Candi Gentong pertama kali dicatat pada tahun 1889 oleh Verbeek dan kemudian diteliti lebih lanjut oleh Knebel pada tahun 1907 dan N.J. Krom pada tahun 1923. Ini adalah situs bersejarah yang memperkaya pengetahuan kita tentang kekayaan budaya dan sejarah Indonesia.